Upaya perawatan fuel oil purifier untuk mencegah terjadinya overflow pada Kapal MT. Double Seven
Politeknik Pelayaran Banten
Politeknik Pelayaran Banten
Politeknik Pelayaran Banten
DOI:
https://doi.org/10.62391/ejmi.v7i1.96Penelitian ini bertujuan menganalisis penyebab terjadinya overflow pada fuel oil purifier (FOP) serta merumuskan tindakan perawatan pencegahan. FOP merupakan mesin bantu penting untuk memisahkan bahan bakar dari air, lumpur, dan kotoran guna mendukung pembakaran yang optimal pada generator dan menekan kerusakan akibat kualitas bahan bakar yang buruk. Metode yang digunakan adalah HAZOP untuk mengidentifikasi deviasi proses beserta akar penyebabnya, dilanjutkan analisis Urgency–Seriousness–Growth (USG) untuk memprioritaskan faktor dominan dan menentukan tindakan korektif. Hasil menunjukkan overflow terutama dipicu oleh kotoran/penumpukan pada bowl, kebuntuan nozzle pada bowl body, dan keausan main seal ring. Kondisi tersebut menimbulkan ketidaknormalan proses purifikasi sehingga aliran bahan bakar bersih tidak keluar melalui pipa keluaran dan kembali ke sistem sebagai overflow. Upaya pengendalian yang direkomendasikan meliputi pembersihan dan perawatan berkala pada bowl dan nozzle, dengan penekanan pada penghilangan lumpur dan kerak yang berpotensi menyumbat nozzle, serta penggantian komponen aus sesuai interval. Temuan ini menegaskan pentingnya disiplin perawatan preventif untuk menjaga kinerja FOP dan keandalan operasi pembangkit di kapal.
This study analyzes the causes of overflow in fuel oil purifiers (FOP) and proposes preventive maintenance actions. FOPs are critical auxiliary machines that separate fuel from water, sludge, and contaminants to ensure optimal combustion in generators and reduce damage due to poor fuel quality. The method combines HAZOP to identify process deviations and root causes with Urgency–Seriousness–Growth (USG) analysis to prioritize dominant factors and define corrective actions. Results indicate that overflow is primarily triggered by bowl fouling/deposits, nozzle blockage in the bowl body, and wear of the main seal ring. These conditions disrupt purification so that clean fuel fails to exit through the clean-fuel outlet and returns as overflow. Recommended controls include periodic cleaning and maintenance of the bowl and nozzles—removing sludge and scale that can cause blockage—and scheduled replacement of worn components. The findings underscore the importance of disciplined preventive maintenance to sustain FOP performance and onboard generator reliability.
Keywords: fuel oil purifier overflow HAZOP analisis USG perawatan preventif
Taylor. (2007). Introduction to Marine Engineering. Gibraltar: Harbour Craft Service Ltd.
Ariyanti, E. S., & Mulyono, A. (2010). Otomatisasi pengukuran koefosien viskositas zat cair menggunakan gelombang ultrasonik. Jurnal Neutrino: Jurnal Fisika dan Aplikasinya, vol. 2, no. 2, pp. 183-192.
Purwandi, D. (2022). Analisa terjadinya overflow pada fuel oil purifier di kapal AHTS Temasek Attaka. [Skripsi]. Makasar: Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar.
Simanjuntak, H. (2022). Analisa penyebab terjadinya overflow pada fuel oil purifier guna menghindari terbuangnya minyak di MV Rasuna Baruna. [Skripsi]. Makasar: Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar.
Ayvaz, S., & Karakurt, A. S. (2025). Examination of failures in the marine fuel and lube oil separators through the fuzzy DEMATEL method. Journal of ETA Maritime Science, vol. 13, no. 1, pp. 1–15.
Sinambela. (2021). Metodologi Penelitian Kuantitatif: Teoretik dan Praktik. Depok: Rajawali Press.
Adil, A., Liana, Y., Mayasari, R., Lamonge, A. S., Ristiyana, R., Saputri, F. R., Jayatmi, I., Satria, E. B., Permana, A. A., Rohman, M. M., Arta, D. N. C., Bani, M. D., Bani, G. A., Haslinah, A., & Wijoyo, E. B. (2023). Metode penelitian kuantitatif dan kualitatif: Teori dan praktik. Jakarta: Get Press indonesia.