Analisis tingkat kepuasan pelaut dalam penerbitan buku pelaut online dengan metode IKM di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Benoa
Politeknik Pelayaran Banten
Politeknik Pelayaran Banten
Politeknik Pelayaran Banten
Politeknik Pelayaran Banten
DOI:
https://doi.org/10.62391/ejmi.v8i1.215Evaluasi berkala terhadap Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) merupakan instrumen esensial untuk mengukur kualitas pelayanan publik. Di sektor maritim, salah satu layanan administratif yang krusial adalah penerbitan Buku Pelaut secara online, yakni dokumen identitas resmi yang diwajibkan bagi tenaga kerja pelayaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan pelaut terhadap kualitas layanan penerbitan Buku Pelaut online di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Benoa. Penelitian kuantitatif ini mengumpulkan data melalui penyebaran kuesioner, observasi lapangan, serta studi pustaka. Data yang terkumpul kemudian diolah secara terstruktur mengacu pada pedoman standar penyusunan Indeks Kepuasan Masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IKM untuk layanan Buku Pelaut online mencapai skor 86,225, yang berada pada kategori mutu "B" (Baik). Secara rinci, nilai kepuasan tertinggi tercatat pada indikator perilaku pelaksana layanan dengan skor 91,333 (mutu "A" atau Sangat Baik), sedangkan nilai terendah berada pada indikator waktu penyelesaian pelayanan dengan skor 81,167 (mutu "B" atau Baik). Temuan ini menyimpulkan bahwa secara umum kinerja pelayanan telah berjalan dengan baik, namun KSOP Kelas II Benoa tetap direkomendasikan untuk mengevaluasi dan mengoptimalkan efisiensi waktu pemrosesan dokumen guna mencapai tingkat kepuasan layanan yang maksimal di masa mendatang.
Periodic evaluation of the Community Satisfaction Index (IKM) is an essential instrument for measuring the quality of public services. Within the maritime sector, a crucial administrative service is the online issuance of the Seafarer's Book, a mandatory official identity document for maritime workers. This study aims to analyze the level of seafarers' satisfaction regarding the online Seafarer's Book issuance service at the Class II Harbormaster and Port Authority (KSOP) of Benoa. This quantitative research collected data through questionnaire distribution, field observations, and literature reviews. The collected data were systematically processed based on the standard guidelines for formulating the Community Satisfaction Index. The results indicate that the IKM for the online Seafarer's Book service achieved a score of 86.225, which falls into the "B" (Good) quality category. Specifically, the highest satisfaction score was observed in the service staff's behavior indicator with a score of 91.333 (category "A" or Excellent), while the lowest score was recorded in the service completion time indicator with a score of 81.167 (category "B" or Good). These findings conclude that the overall service performance has been executed well; however, it is recommended that KSOP Class II Benoa further evaluate and optimize the efficiency of document processing time to achieve maximum service satisfaction in the future.
Keywords: Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Buku Pelaut Online Kualitas Pelayanan Pelayanan Publik KSOP Benoa
Keputusan MENPAN Nomor 63 tahun 2003 tentang pedoman umum penyelenggaran pelayanan publik.
Moenir. 2008. Manajemen Pelayanan Umum di Indonesia. Jakarta: Bumi Aksara.
Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM. 30 Tahun 2008 tentang Dokumen Identitas Pelaut
PERMENPAN No. 14 Tahun 2017 tentang Survey Kepuasan Masyarakat Unit Pelayanan Pemerintah.
Indrasari Meithiana, 2019, Pemasaran dan Kepuasan Pelanggan. Surabaya: Unitomo Ekspress
Sugiyono. (2010; 2011; 2013; 2018; 2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan kombinasi (mixed methods) / penulis, Prof. Dr. Sugiyono. Bandung; Alfabeta.
