Eksplorasi pembinaan karakter taruni muslimah melalui kajian keagamaan dengan pendekatan sequential explanatory mix method
Politeknik Pelayaran Banten
Politeknik Pelayaran Banten
DOI:
https://doi.org/10.62391/ejmi.v8i1.213Pendidikan karakter memegang peranan krusial dalam mencetak sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki moral, etika, dan integritas profesional. Namun, fenomena degradasi moral di lingkungan perguruan tinggi, seperti menurunnya etika komunikasi, perilaku indisipliner, dan rendahnya kepedulian sosial, menegaskan urgensi penguatan karakter yang salah satunya dapat diwujudkan melalui kajian keagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi model kajian keagamaan yang berlandaskan pada nilai-nilai "Lima Citra Manusia Perhubungan" serta menganalisis pengaruhnya terhadap penguatan karakter taruni muslimah. Penelitian ini menerapkan metode campuran (mixed methods) dengan desain Sequential Explanatory, di mana analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan diperkuat oleh uji regresi linier sederhana. Subjek utama penelitian ini adalah taruni muslimah, dengan dukungan data wawancara dari informan yang terdiri atas dosen dan pembina taruni. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kajian keagamaan yang mengintegrasikan pembiasaan tilawah Al-Qur'an, hafalan Juz ‘Amma, penguatan adab, aktivitas sosial, serta pembinaan mental secara efektif mampu meningkatkan religiusitas, kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian sosial, dan ketangguhan mental taruni. Secara kuantitatif, kajian keagamaan berbasis Lima Citra Manusia Perhubungan ini terbukti memberikan pengaruh positif dan signifikan, dengan kontribusi sebesar 74% terhadap penguatan karakter taruni. Kesimpulannya, integrasi kajian keagamaan ke dalam kurikulum pendidikan karakter merupakan langkah strategis untuk mewujudkan sumber daya manusia perhubungan yang religius, berintegritas, dan profesional.
Character education plays a crucial role in developing human resources who are not only academically excellent but also possess strong moral, ethical, and professional integrity. However, the phenomenon of moral degradation within higher education institutions, such as declining communication ethics, disciplinary issues, and low social awareness, highlights the urgency of character reinforcement, particularly through religious studies. This research aims to explore a religious study model based on the core values of "Lima Citra Manusia Perhubungan" (The Five Images of Transportation Personnel) and to analyze its impact on strengthening the character of female Muslim cadets. Employing a mixed-methods approach with a Sequential Explanatory design, this study utilizes qualitative descriptive analysis reinforced by simple linear regression testing. The primary subjects were female Muslim cadets, supported by data from informants including lecturers and cadet supervisors. The findings reveal that religious studies incorporating Quranic recitation habits, memorization of Juz 'Amma, etiquette reinforcement, social activities, and mental coaching effectively enhance the cadets' religiosity, discipline, responsibility, social awareness, and mental resilience. Quantitatively, religious studies based on the Five Images of Transportation Personnel significantly and positively influence character building, contributing 74% to the enhancement of the cadets' character. In conclusion, integrating religious studies into the character education curriculum serves as a strategic approach to cultivating religious, principled, and professional transpor
Keywords: Sumber Daya Manusia (SDM) Generasi Z Taruna Nautika Pendidikan Maritim Analisis Regresi
Azizah, S. N., & Nuha, M. A. U. (2023). Implementasi Pendidikan Karakter Melalui Kegiatan Keagamaan di SD Islam Darush Sholihin Bagbogo Tanjunganom Nganjuk. Ma’alim : Jurnal Pendidikan Islam, 4(1), 417. https://doi.org/10.29240/jba.v6i2.5137
Djudin, T. (2013). Statistika Parametrik Dasar Pemikiran dan Penerapannya dalam Penelitian. Penerbit Tiara Wacana.
Farhan, M. Q., Zuliana, S. U., & Supandi, E. D. (2008). Metode Statistika. Bidang Akademik UIN SUnan Kalijaga Yogayakarta.
Mainaki, T. R., Fitriyani, D., Sari, R. I. P., Afifa, I. N., Murniati, D. S., Aulia, Z., Alamsyah, Z. R., Anggraini, N. P., Rizseta, F., Suparmi, & Mostofa, P. (2025). Optimalisasi Pengajian Rutin Sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat Desa Banjarsari Kec. Enggano Kab. Bengkulu Utara. An Naf’ah : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3 (1). https://doi.org/https://doi.org/10.54437/annafah
Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor KM 59 Tahun 2010. Retrieved http://bphn.go.id/
Resti Kurnia Triastanti, & Arini Hardianti. (2024). Uji Validitas dan Reliabilitas Kuesioner Tipe Chronotype pada Remaja. INSOLOGI: Jurnal Sains Dan Teknologi, 3(1), 118–124. https://doi.org/10.55123/insologi.v3i1.3172
Sofyana, N. L., Haryanto, B., Pendidikan, P., & Islam, A. (2023). MENYOAL DEGRADASI MORAL SEBAGAI DAMPAK DARI ERA DIGITAL. Jurnal Manajemen Dan Pendidikan Islam, 3(4), 2503–350.
Suarningsih, N. M. (2024). Mengatasi Degradasi Moral Bangsa Melalui Pendidikan Karakter. JOCER : Journal of Civic Education Research, 2(1). https://journal.tirtapustaka.com/index.php/jocer
Sudjana. (2005). Metode Statistik Bandung. Tarsito.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods) (cet. 10). Alfabeta.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pusat Data dan Informasi Pendidikan, Balitbang - Depdiknas (2004).
