Optimalisasi penggunaan personal protective equipment pada karyawan untuk menunjang keselamatan kerja di PT. Savana Charta Indonesia
Politeknik Pelayaran Banten
Politeknik Pelayaran Banten
Politeknik Pelayaran Banten
Politeknik Pelayaran Banten
DOI:
https://doi.org/10.62391/ejmi.v8i1.185Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan prioritas utama dalam operasional industri maritim dan logistik, termasuk pada PT Savana Charta Indonesia. Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang konsisten dan tepat oleh karyawan menjadi faktor kunci dalam upaya pencegahan kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sosialisasi, kenyamanan APD, dan pengawasan terhadap keselamatan kerja dengan mediasi optimalisasi penggunaan APD. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui analisis regresi linear berganda (SPSS) dengan melibatkan karyawan PT Savana Charta Indonesia sebagai responden. Hasil uji simultan (Uji F) menunjukkan bahwa variabel sosialisasi, kenyamanan APD, dan pengawasan berpengaruh signifikan terhadap keselamatan kerja dengan nilai signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,684 menunjukkan bahwa 68,4% variasi keselamatan kerja dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Secara parsial, sosialisasi merupakan variabel paling dominan (B=0,35; Sig. 0,000) dalam meningkatkan kepatuhan penggunaan APD, diikuti oleh pengawasan (B=0,31; Sig. 0,001) dan kenyamanan APD (B=0,29; Sig. 0,002). Meskipun demikian, terdapat tantangan signifikan terkait kenyamanan, di mana 27% responden menyatakan bahwa APD yang tersedia kurang ergonomis, sehingga berpotensi menurunkan tingkat kepatuhan. Penelitian ini merekomendasikan perusahaan untuk mengevaluasi kualitas serta spesifikasi APD, mengintensifkan sosialisasi berkelanjutan, dan memperketat pengawasan di lapangan guna mencapai target Zero Accident secara efektif.
Occupational Safety and Health (K3) is a top priority in the maritime and logistics industry operations, including at PT Savana Charta Indonesia. Consistent and appropriate use of Personal Protective Equipment (PPE) by employees is a key factor in preventing workplace accidents. This study aims to analyze the influence of socialization, PPE comfort, and supervision on occupational safety through the mediation of PPE use optimization. The research method used is a quantitative approach through multiple linear regression analysis (SPSS) involving PT Savana Charta Indonesia employees as respondents. The results of the simultaneous test (F Test) show that the variables of socialization, PPE comfort, and supervision have a significant effect on occupational safety with a significance value of 0.000. The coefficient of determination (R2) value of 0.684 indicates that 68.4% of the variation in occupational safety is explained by these three variables. Partially, socialization is the most dominant variable (B=0.35; Sig. 0.000) in increasing compliance with PPE use, followed by supervision (B=0.31; Sig. 0.001) and PPE comfort (B=0.29; Sig. 0.002). However, there are significant challenges related to comfort, where 27% of respondents stated that the available PPE is less ergonomic, thus potentially reducing the level of compliance. This study recommends companies to evaluate the quality and specifications of PPE, intensify ongoing socialization, and tighten supervision in the field to effectively achieve the Zero Accident target.
Keywords: Keselamatan Kerja Alat Pelindung Diri (APD) Sosialisasi Pengawasan Kenyamanan APD
DAFTAR PUSTAKA
Ajzen, I. (1991). The Theory of Planned Behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211.
Geller, E. S. (2001). The Psychology of Safety Handbook. CRC Press.
International Labour Organization. (2006). Maritime Labour Convention (MLC) 2006.
Jasman, Thimotius. (2015). Keselamatan Kerja dan Lingkungan. Jakarta: Pustaka Mandiri.
Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. PER.08/MEN/VII/2010 tentang Alat Pelindung Diri.
Putri, A. (2022). Korelasi Sikap dan Kenyamanan terhadap Pemakaian APD. Jurnal Manajemen SDM, 7(1), 22–30.
Setiawan, R. (2021). Pengaruh Pelatihan dan Pengawasan terhadap Penggunaan APD. Jurnal Keselamatan Kerja, 5(2), 45–53.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suma’mur, P.K. (2009). Higiene Perusahaan dan Kesehatan Kerja. Jakarta: Sagung Seto.
